CARAPANDANG - Manajer Manchester City, Pep Guardiola, secara resmi mengakhiri masa paceklik yang mengejutkan selama empat tahun dengan dinobatkan sebagai Manajer Terbaik Bulan Februari di Liga Premier. Meskipun City terus mendominasi dan meraih banyak trofi dalam beberapa musim terakhir, pelatih asal Catalan ini diketahui belum pernah meraih penghargaan individu bulanan tersebut sejak Desember 2021, yang menandai jeda yang cukup lama bagi seorang pelatih dengan reputasi tak terbantahkan di kancah sepak bola Inggris.
Manajer City berhasil meraih penghargaan Manajer Terbaik Bulan Februari, sebuah prestasi pertamanya dalam lebih dari empat tahun. Penghargaan ini diraih berkat performa gemilang timnya yang berhasil menunjukkan dominasi mereka pada periode krusial musim dingin.
Meskipun belum pernah memenangkan penghargaan ini sejak Desember 2021, ini merupakan gelar Manajer Terbaik Bulan Ini yang ke-12 bagi Guardiola, sehingga ia kini menempati posisi ketiga secara mutlak di belakang Sir Alex Ferguson dan Arsene Wenger.
Manajer Man City ini kini unggul satu gelar dari David Moyes dari Everton, yang semakin mengukuhkan warisannya sebagai salah satu figur paling berprestasi yang pernah menghiasi pinggir lapangan Liga Premier.