CARAPANDANG.COM- Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memastikan bahwa personel TNI dalam naungan Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) yang terluka dalam serangan terbaru di El Adeisse, Lebanon selatan, sudah dalam kondisi stabil.
Juru Bicara Sekretaris Jenderal PBB Stephane Dujarric menyampaikan bahwa sebuah ledakan di dalam posisi PBB di El Adeisse pada Jumat (3/4) menyebabkan tiga personel UNIFIL, yang kesemuanya berasal dari RI, terluka.
“Dua personel yang terluka paling parah telah dievakuasi ke rumah sakit di Marjayoun, di mana mereka dilaporkan sudah dalam kondisi stabil,” kata dia dalam konferensi pers siang di Markas PBB, Senin waktu setempat.
Menurut transkrip konferensi pers yang dipantau di Jakarta, Selasa, Jubir Sekjen PBB turut menyebut seorang personel lain telah mendapat pertolongan medis langsung di lokasi, mengingat lukanya yang tak terlalu parah.
Atas meningkatnya jumlah serangan yang mengenai personel UNIFIL serta dengan langkah Zionis menghancurkan semua kamera pengawas markas UNIFIL beberapa waktu yang lalu, PBB telah mengungkapkan “keprihatinan yang serius” kepada tentara Zionis Israel.
“Kami mendesak semua pihak untuk memenuhi kewajiban mereka di bawah hukum internasional dan memastikan keselamatan dan keamanan personel PBB kapan pun,” ucap Dujarric.