CARAPANDANG - PT Pertamina International Shipping (PIS) menyatakan dua kapal tanker milik perusahaan, Pertamina Pride dan Gamsunoro, siap melanjutkan pelayaran setelah pemerintah Iran membuka penuh Selat Hormuz pada Jumat (17/4).
Pejabat Sementara Corporate Secretary Pertamina International Shipping, Vega Pita, mengatakan pihaknya tengah menyiapkan rencana pelayaran yang aman untuk kedua kapal yang sempat tertahan di kawasan Teluk Persia akibat konflik AS-Israel melawan Iran sejak awal Maret 2026.
"Kami siaga melakukan pemantauan secara intensif dan menyiapkan perencanaan pelayaran (passage plan) yang aman agar kapal Pertamina Pride dan Gamsunoro dapat melintasi Selat Hormuz, seiring dengan diumumkannya pembukaan jalur tersebut oleh Iran," kata Vega dalam pernyataan resmi, Sabtu (18/4/2026) mengutip CNN Indonesia.
Persiapan yang dilakukan meliputi penyusunan rute, identifikasi risiko, navigasi elektronik, serta penyiapan rencana kontingensi.
PIS juga aktif berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri RI, perusahaan asuransi, manajemen kapal, pemilik kargo, serta otoritas setempat untuk memastikan seluruh prosedur perizinan terpenuhi.
"Prioritas perusahaan tetap pada keselamatan awak kapal serta keamanan kapal dan seluruh muatannya," tegas Vega.
Berdasarkan data situs pelacak kapal Vessel Finder, hingga pekan lalu kapal Pertamina Pride terdeteksi berada di lepas pantai Al Jubail, Arab Saudi, sementara Gamsunoro berada di lepas pantai Dubai, Uni Emirat Arab.