Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan pendidikan untuk berperan aktif dalam melakukan pengawasan dan perbaikan tata kelola program. “Kami mengundang seluruh pemangku kepentingan pendidikan yang terkait dengan PIP agar dapat melakukan perbaikan-perbaikan dan melakukan pengawasan secara semestinya,” tambahnya.
Di SLB Negeri Cicendo, penyerahan bantuan PIP tahun 2026 dilakukan kepada perwakilan enam murid tuna rungu. Secara keseluruhan, terdapat 26 murid di sekolah tersebut yang ditetapkan sebagai penerima manfaat PIP tahun ini.
Kepala SLB Negeri Cicendo, Santi Komaladini, menyampaikan apresiasi atas keberlanjutan program ini. “Alhamdulillah pada periode ini ada 26 murid yang mendapatkan bantuan PIP. Terima kasih untuk program ini, PIP memiliki kebermanfaatan bagi kami semua,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa proses penyaluran dilakukan secara langsung dan transparan, dimulai dari data pada Data Pokok Pendidikan (Dapodik), kemudian sekolah berkoordinasi dengan orang tua murid, hingga pencairan dilakukan secara mandiri melalui bank oleh masing-masing penerima.
Guru SLB Negeri Cicendo, Lina Marlina, menambahkan bahwa sebagian murid telah menerima pencairan dana dengan baik. “Untuk periode saat ini, ada 9 murid yang telah menerima dana PIP, terdiri dari 3 murid SDLB, 2 murid SMPLB, dan 4 murid SMALB. Proses pencairan berjalan dengan baik,” jelasnya.