Dengan lokasi yang sulit dijangkau. Saat ini ke tujuh alat berat tersebut masih berada di lokasi PETI Dam dan sudah diberi garis polisi. Setelah mengantongi nama AKP Khiloirunnas bakal segera melakukan pemanggilan terhadap diduga kuat pemilik alat berat tersebut.
“karena lokasi sangat jauh. Kami pun menuju ke lokasi itu menggunakan ojek selama satu jam. Kemudian berjalan menuju puncak dam dengan berjalan kaki. Dan cuaca disana pun tak menentu, bahkan saat kami kesana saat itu sedang hujan lebat. Setelah kami polisi line alat tersebut kami balik dan tiba jam 2 subuh di polres,” jelasnya.