Beranda Ekonomi Prabowo Tegaskan Tak Akan Ubah Batas Defisit, Kecuali Darurat Seperti COVID-19

Prabowo Tegaskan Tak Akan Ubah Batas Defisit, Kecuali Darurat Seperti COVID-19

Prabowo menyebut batas defisit sebagai instrumen penting untuk menjaga kedisiplinan pengelolaan keuangan negara.

0
Presiden Prabowo Subianto

"Jangan membelanjakan lebih dari yang kita hasilkan. Itu adalah prinsip dasar kehidupan untuk bisa bertahan," tegas Prabowo.

Ia menambahkan bahwa nilai-nilai yang ia pegang teguh berasal dari didikan orang tuanya untuk selalu mengukur pengeluaran berdasarkan kemampuan yang ada.

"Saya harap kita tidak perlu mengubahnya. Sebenarnya saya tidak percaya pada defisit. Mungkin saya orang yang kuno," tutur Prabowo.

Prabowo mengakui bahwa salah satu faktor yang memungkinkan adanya pelonggaran defisit secara jangka pendek adalah jika harga minyak mentah dunia melonjak tinggi dalam waktu lama akibat eskalasi perang di Timur Tengah. Namun, ia menekankan opsi melampaui batas defisit adalah pilihan terakhir.

Dalam kesempatan ini, Prabowo juga menilai krisis di Iran menjadi pengingat penting bagi Indonesia untuk mempercepat transisi menuju energi terbarukan.

Ia menambahkan Indonesia berada dalam posisi relatif lebih baik dibandingkan sejumlah negara lain karena memiliki sumber energi domestik seperti minyak sawit dan batu bara yang dapat membantu menjaga ketahanan energi nasional.

Selain itu, pemerintah juga akan terus mengembangkan potensi energi panas bumi, tenaga surya, tenaga air, serta biofuel.

"Jika kita berhasil melewati ini, dalam dua tahun kita akan menjadi sangat efisien. Kita akan menjadi sangat, sangat tidak bergantung pada sumber eksternal," ujar Prabowo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here