CARAPANDANG - Presiden Prabowo Subianto menegaskan tekadnya untuk melanjutkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga tuntas meskipun menghadapi berbagai kritik. Dalam sambutannya di acara groundbreaking 13 proyek hilirisasi nasional tahap II di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026), Prabowo mengakui masih banyak kekurangan dalam pelaksanaan program tersebut, namun ia berjanji akan terus menyempurnakannya.
"Saudara-saudara, kita sudah menghasilkan MBG puluhan juta dan kita akan teruskan sampai selesai. Banyak kekurangan, kita selesaikan. Banyak yang takut ini berhasil," ujar Prabowo di hadapan para hadirin.
Prabowo mengklaim program unggulannya itu mulai menuai hasil nyata, terutama bagi para petani. Ia mencontohkan nasib petani mangga yang sebelumnya sering mengalami kerugian karena hasil panennya tidak terserap pasar.
"Begitu dia panen mangga, mangganya tidak diambil, puso, rusak di kebun. Panennya tidak diserap, tengkulak datang, banting harga. Tidak mungkin rakyat kita sejahtera," jelas Prabowo.
"Sekarang kita ubah. Hampir semua petani dan nelayan punya jaminan pasar, offtake. Berapa pun yang dia hasilkan akan diserap bangsa Indonesia," sambungnya.
Prabowo menjelaskan bahwa program MBG tidak hanya berfungsi sebagai upaya pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi baru di tingkat desa melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG.