Kegiatan direncanakan berlangsung mulai setelah salat Zuhur hingga sore hari. Istana memperkirakan sekitar 5.000 masyarakat akan hadir dan disiapkan berbagai hidangan khas Idulfitri seperti ketupat, opor ayam, dan rendang, serta hiburan bagi anak-anak.
Dalam rekaman video yang dirilis Jumat (20/3) malam, Presiden mengucapkan selamat Idulfitri kepada seluruh umat Islam di Indonesia dan memohon maaf lahir dan batin atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah.
"Saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air di mana pun engkau berada. Alhamdulillahi Rabbil 'alamin, segala puji bagi Allah Subhanahu wa ta'ala yang telah mempertemukan kita semua dengan hari kemenangan," ujar Presiden.
Ia mengajak masyarakat memanfaatkan momen Idulfitri untuk saling memaafkan, mempererat silaturahmi, dan memperkuat persatuan di tengah berbagai tantangan.
"Mari kita bekerja lebih keras, saling membantu, dan bersama-sama membangun Indonesia yang lebih adil, lebih sejahtera, lebih kuat," kata Prabowo.
Sementara itu, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menunaikan salat Id di Masjid Istiqlal, Jakarta, didampingi putranya Jan Ethes dan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih.
Sebelumnya, Presiden telah mengimbau para menteri dan pejabat negara untuk tidak menggelar open house secara mewah sebagai bentuk keteladanan kesederhanaan, mengingat masih adanya masyarakat terdampak bencana.