CARAPANDANG - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa dirinya siap menghadapi perlawanan dari kelompok-kelompok pelaku praktik ilegal yang dinilai menghambat transformasi ekonomi nasional serta memperlemah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"Kita akan menghadapi rintangan, kita akan menghadapi tantangan, mungkin juga kita akan menghadapi perlawanan dari kelompok-kelompok yang suka dengan korupsi, suka dengan penyelundupan, suka dengan tindakan-tindakan ekonomi yang ilegal," kata Presiden Prabowo saat bertindak sebagai Inspektur Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila kompleks Kementerian Luar Negeri Jakarta, Senin.
Presiden menegaskan bahwa tantangan dan potensi perlawanan tersebut kemungkinan besar datang dari pihak mana pun yang tidak memiliki rasa cinta terhadap tanah air.
"Kita akan mungkin menghadapi perlawanan dari mereka yang tidak cinta tanah air bahkan berusaha terus untuk memperlemah NKRI. Tapi bangsa yang besar kita harus berani ambil keputusan yang benar walaupun sulit, kita harus berani membela rakyat kita," kata Prabowo.
Menurut Presiden, bangsa yang besar harus memiliki keberanian untuk mengambil keputusan yang benar dan berpihak kepada kepentingan rakyat meskipun keputusan tersebut sulit dijalankan.