CARAPANDANG - Presiden Rusia Vladimir Putin kembali menegaskan komitmen Moskow sebagai sekutu setia Iran di tengah eskalasi perang dengan Amerika Serikat dan Israel. Pernyataan tersebut disampaikan Putin dalam pesan ucapan Hari Raya Nowruz (Tahun Baru Persia) kepada Pemimpin Tertinggi Iran Ayatullah Sayid Mojtaba Khamenei dan Presiden Masoud Pezeshkian, Sabtu (21/3/2026).
Dalam pernyataan resmi Kremlin yang dirilis Sabtu, Putin menyampaikan harapannya agar rakyat Iran diberi kekuatan untuk mengatasi ujian berat yang sedang dialami.
"Moskow tetap menjadi sahabat setia dan mitra terpercaya bagi Tehran," bunyi pernyataan tersebut.
"Vladimir Putin mendoakan rakyat Iran agar mampu mengatasi cobaan berat ini dengan bermartabat, dan menekankan bahwa di masa sulit ini, Moskow tetap menjadi sahabat setia dan mitra terpercaya Tehran," demikian bunyi pernyataan Kremlin.
Pernyataan solidaritas ini disampaikan saat Iran tengah menghadapi serangan udara besar-besaran dari Amerika Serikat dan Israel yang dimulai pada 28 Februari 2026.
Sejak pecahnya perang, Rusia secara konsisten mengutuk aksi militer AS dan Israel terhadap Iran, bahkan menyebut serangan tersebut sebagai tindakan agresi bersenjata yang tidak beralasan yang dapat mendorong Timur Tengah ke dalam jurang konflik lebih luas.