Beranda Politik Rakyat Bergejolak Pejabat Jangan Tinggalkan Indonesia

Rakyat Bergejolak Pejabat Jangan Tinggalkan Indonesia

Hensat meminta kepada para pejabat negeri ini agar menunjukkan sikap solidaritas dan kebersamaan.

0
Ilustrasi/ Istimewa

CARAPANDANG –  Analis komunikasi politik Hendri Satrio mengatakan kehadiran pejabat di tengah kondisi bangsa yang sedang bergejolak itu sangat penting.

Menurutnya kehadirian mereka untuk menjaga moral rakyat yang sedang bergejolak. Maka itu dia mengingatkan agar para pejabat, termasuk direksi BUMN, tidak meninggalkan Indonesia dalam situasi saat ini.

“Akan sangat baik bila pejabat negara termasuk direksi BUMN tidak meninggalkan Indonesia, sebab bisa dianggap kabur dan mengesampingkan perasaan rakyat,” katanya melalui kun X miliknya,  seperti dikutip redaksi, Minggu, 31 Agustus 2025.

Founder Lembaga Survei Kedai KOPI mengatakan bahwa saat ini rakyat sedang berada dalam situasi tertekan, baik akibat aksi massa, penindakan aparat, hingga kerusuhan yang menimbulkan korban jiwa.

Hensat  pun meminta kepada para pejabat negeri ini agar menunjukkan sikap solidaritas dan kebersamaan.

“Mari bersama rakyat hingga situasi membaik,” tegasnya.

Menurutnya, kepercayaan publik terhadap pemerintah sedang berada di titik rawan. Jika pejabat justru meninggalkan tanah air di saat rakyat marah, maka potensi gejolak semakin besar.

Seperti diketahui dalam beberapa hari ini kondisi tanah air dalam kondisi genting. Gejolak aksi massa yang berlanjut dengan tindakan anarkis terjadi di sejumlah wilayah.

Di Jakarta terjadi penjarahan rumah sejumlah anggota DPR RI, seperti Ahmad Sahroni, Eko Patrio, dan Uya Kuya.


 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here