CARAPANDANG.COM - Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron menyampaikan PT Pertamina (Persero) akan menindaklanjuti sesuai arahan dan regulasi yang ditetapkan oleh pemerintah terkait rencana Indonesia membeli minyak dari Rusia.
“Saat ini, penjajakan masih di level pemerintah. Sebagai BUMN yang mengelola energi nasional, Pertamina akan menindaklanjuti sesuai arahan dan regulasi yang ditetapkan,” ujar Baron kepada ANTARA dari Jakarta, Selasa.
Lebih lanjut, Baron menyampaikan bahwa pada dasarnya, Pertamina terbuka terhadap berbagai peluang kerja sama untuk memastikan ketahanan dan keberlanjutan pasokan energi nasional.
Dalam menyikapi peluang kerja sama tersebut, Baron mengatakan Pertamina tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, kepatuhan, serta aspek komersial dan operasional.
Terkait dengan kecocokan spesifikasi minyak mentah atau crude dari Rusia untuk diolah di kilang milik Pertamina, Baron menyampaikan akan mempelajari lebih lanjut.
“Kami akan pelajari atas jenis crude (minyak mentah) tersebut. Dengan modernisasi kilang, ke depan diharapkan kilang Pertamina memiliki fleksibilitas untuk mengolah beberapa jenis crude,” ucap Baron.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan pertemuan antara Presiden RI Prabowo Subianto dengan Presiden Rusia Vladimir Putin membahas kerja sama energi secara konkret dan berorientasi pada kepentingan nasional.