Beranda Ekonomi Rupiah Melemah 0,22% Posisi Rp17.870/US$

Rupiah Melemah 0,22% Posisi Rp17.870/US$

rupiah mengawali perdagangan di zona merah dengan pelemahan 0,22% ke posisi Rp17.870/US$.

0
Rupiah

Pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan masih akan banyak dipengaruhi oleh dinamika dolar AS di pasar global.

Dolar AS cenderung menguat setelah ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat. Kondisi ini mendorong permintaan terhadap dolar AS sebagai safe haven.

Komando Pusat AS menyatakan Iran meluncurkan rudal balistik ke arah negara-negara kawasan, meski seluruhnya gagal mengenai target. Di sisi lain, pasukan AS juga disebut melakukan serangan ke Pulau Qeshm sebagai respons atas percobaan serangan dari Teheran.

Serangan terbaru tersebut terjadi ketika pembicaraan diplomatik antara Iran dan Amerika Serikat masih menemui jalan buntu. Situasi ini membuat sentimen pasar cenderung hati-hati dan menjaga dolar AS tetap berada dalam posisi kuat.

Perang yang berkepanjangan di Timur Tengah, ditambah harga energi yang masih tinggi, juga membuat investor kembali meningkatkan ekspektasi terhadap peluang pengetatan kebijakan moneter oleh sejumlah bank sentral utama dunia pada tahun ini.

Kondisi ini berbeda dibandingkan sebelum konflik, ketika pasar masih lebih banyak memperhitungkan peluang pemangkasan suku bunga.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) resmi memperketat batas pembelian dolar AS tanpa dokumen underlying.

Batas pembelian yang sebelumnya sebesar US$50.000 per bulan per pelaku kini dipersempit menjadi US$25.000 per bulan per pelaku. Aturan ini resmi berlaku mulai 2 Juni 2026.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here