Beranda Kolom Sekolah Nasional Terintegrasi Tantangan Baru Menjawab Ketimpangan Pendidikan

Sekolah Nasional Terintegrasi Tantangan Baru Menjawab Ketimpangan Pendidikan

Niat untuk menghadirkan 500 sekolah terpadu dari jenjang SMP hingga SMA yang dilengkapi fasilitas modern dan diproyeksikan menjadi hub inovasi merupakan bentuk perhatian negara yang patut diapresiasi.

0
ilustrasi/istimewa

CARAPANDANG - Oleh: Salsabila Zalianti, Penulis merupakan Mahasiswa FTIK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Sebagai calon guru yang hampir setiap hari mengkaji dinamika pembelajaran, kabar mengenai langkah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam menghadirkan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) tentu memantik optimisme sekaligus refleksi mendalam. Di satu sisi, niat untuk menghadirkan 500 sekolah terpadu dari jenjang SMP hingga SMA yang dilengkapi fasilitas modern dan diproyeksikan menjadi hub inovasi merupakan bentuk perhatian negara yang patut diapresiasi.

Namun, di balik desain kebijakan yang megah ini, ada wajah anak-anak di daerah 3 T : Tertinggal, Terdepan, dan Terluar di Indonesia yang kurang berkembang dalam hal ekonomi, infrastruktur, serta pelayanan dasar dibandingkan daerah lain, yang tidak boleh terlupakan. Seperti yang ditekankan oleh pakar kebijakan publik William N. Dunn (2018), keberhasilan sebuah kebijakan tidak diukur dari keindahan janji dalam dokumen formal, melainkan dari seberapa hangat dan nyata dampaknya dirasakan oleh masyarakat paling rentan. Niat baik pemerintah harus dikawal agar tidak kehilangan napas kemanusiaannya di lapangan.

Menatap Realita dari Mata Anak Bangsa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here