CARAPANDANG.COM, SINGAPURA -- Konsumen Singapura diperkirakan akan membelanjakan tambahan 1,05 miliar dolar Singapura (1 dolar Singapura = Rp13.989) setiap tahun di Johor Bahru, kota paling selatan Malaysia yang berbatasan dengan Singapura, setelah jalur kereta lintas perbatasan, Rapid Transit System (RTS) Link, yang menghubungkan kedua kota tersebut dibuka, menurut studi yang dirilis pada Kamis (16/7).
Studi yang dilakukan oleh Federasi Bisnis Singapura, Asosiasi Restoran Singapura, dan Asosiasi Peritel Singapura itu menemukan bahwa pengunjung dari Johor Bahru diperkirakan akan membelanjakan tambahan 756 juta dolar Singapura setiap tahun di Singapura.
Singapura dan Johor Bahru telah lama memiliki hubungan ekonomi dan sosial yang erat. Kemacetan lalu lintas kerap terjadi di jalur perlintasan perbatasan darat yang menghubungkan keduanya, terutama pada jam sibuk dan musim liburan. Saat ini, sekitar 19,4 juta perjalanan pulang pergi per tahun dilakukan dari Singapura ke Johor Bahru, dan 5,9 juta perjalanan dengan arah sebaliknya, menggunakan moda transportasi yang sudah ada.
Setelah mulai beroperasi, jalur kereta tersebut diperkirakan akan menghasilkan tambahan sekitar 11,2 juta perjalanan pulang pergi per tahun dari Singapura ke Johor Bahru dan 3,3 juta perjalanan dari Johor Bahru ke Singapura, atau setara dengan jumlah penumpang harian sekitar 39.700 orang.