Beranda Internasional Trump Beri Sinyal Sembarangan Soal Akhir Perang Iran, Demokrat Nilai 'Tak Punya Visi'

Trump Beri Sinyal Sembarangan Soal Akhir Perang Iran, Demokrat Nilai 'Tak Punya Visi'

Dalam konferensi pers di Doral, Florida, Senin (9/3) waktu setempat, Trump gagal memberikan kerangka waktu yang jelas maupun tujuan akhir dari intervensi militer AS di Iran.

0
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump

Ia langsung menambahkan bahwa yang dimaksud adalah awal dari membangun negara baru, meskipun para penasihatnya sebelumnya telah mengesampingkan upaya nation-building di Iran.

Trump bahkan menyebut perang bisa diakhiri kapan saja.

"Kita bisa menyebutnya sebagai kesuksesan besar sekarang atau kita bisa melangkah lebih jauh. Dan kita akan melangkah lebih jauh," katanya.

Dalam pidato sebelum konferensi pers, ia menyatakan, bahwa pihaknya telah menang dalam banyak hal.

"Tapi kami belum cukup menang," tambahnya.

Kebingungan ini langsung dimanfaatkan oleh Partai Demokrat. Pemimpin Senat dari New York, Chuck Schumer, menilai pernyataan Trump sebagai bukti ketidakmampuannya merumuskan strategi perang.

"Satu kata untuk merangkum konferensi pers Trump: tidak tahu arah. Dia tidak bisa mengartikulasikan rencana atau visi karena dia tidak punya rencana atau visi. Dia bahkan tidak bisa memutuskan apakah negara sedang berperang atau tidak. Dia mempertaruhkan ekonomi dunia dan jutaan nyawa berdasarkan keinginan sesaat," tulis Schumer yang dikutip The Guardians, Selasa (10/3/2026).

Dalam kesempatan itu, Trump juga mengumumkan akan melonggarkan sanksi minyak ke sejumlah negara untuk menstabilkan pasar, membalikkan kebijakannya sendiri yang selama ini memperketat tekanan ekonomi pada penjualan minyak Rusia.

Ia bahkan membuka kemungkinan untuk tidak memberlakukan kembali sanksi tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here