Beranda Internasional Trump Masih Perintah Serangan ke Iran di Tengah Jeda Kampanye Militer

Trump Masih Perintah Serangan ke Iran di Tengah Jeda Kampanye Militer

Presiden Amerika Serikat Donald Trump masih dapat mengeluarkan perintah untuk melakukan serangan terhadap Iran, dengan situasi di kawasan yang tetap bergejolak di tengah jeda dalam kampanye pengeboman.

0
istimewa

CARAPANDANG.COM- Presiden Amerika Serikat Donald Trump masih dapat mengeluarkan perintah untuk melakukan serangan terhadap Iran, dengan situasi di kawasan yang tetap bergejolak di tengah jeda dalam kampanye pengeboman.

RIA Novosti pada Senin, dengan mengutip The Wall Street Journal dengan mengutip pejabat AS, melaporkan bahwa Trump menunda rencana untuk meningkatkan secara tajam kampanye militer terhadap Iran karena kekhawatiran bahwa eskalasi dapat menguras persediaan rudal pertahanan udara yang sudah menipis secara berbahaya.

Pejabat pemerintahan Trump mengatakan bahwa negara-negara Teluk, termasuk Oman dan Qatar, sedang berupaya menghidupkan kembali proses diplomatik, demikian dilaporkan The Wall Street Journal pada Minggu.

Sementara itu, Axios melaporkan pada Sabtu, bahwa militer AS masih menyiapkan rencana kontingensi untuk kembali melakukan aksi militer berskala besar terhadap Iran, meskipun Presiden Donald Trump belum mengeluarkan perintah tersebut.

Menurut laporan itu, Trump memerintahkan penghentian serangan lebih lanjut pada Jumat, sekaligus mengakhiri rangkaian serangan berturut-turut selama 13 hari.

Adapun pada malam menjelang 18 Juni, Teheran dan Washington menandatangani nota kesepahaman untuk mengakhiri konflik yang dimulai pada 28 Februari. Namun, sejak 8 Juli, pasukan AS telah melancarkan beberapa rangkaian serangan terhadap Iran.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here