Beranda Internasional Trump Tolak Proposal Perdamaian Iran: "Tidak Ada Lagi Kesepakatan Lemah"

Trump Tolak Proposal Perdamaian Iran: "Tidak Ada Lagi Kesepakatan Lemah"

Trump juga mengumumkan pemberlakuan kembali maximum pressure terhadap Iran, termasuk sanksi ekonomi baru yang menargetkan ekspor minyak mentah Iran.

0
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump

Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres, menyatakan keprihatinan mendalam atas penolakan AS dan mendesak kedua negara untuk menahan diri serta kembali ke jalur diplomasi.

Uni Eropa juga menyuarakan kekecewaan. Kepala Diplomasi UE Josep Borrell mengungkapkan "penyesalan" atas sikap AS dan berjanji akan terus menjembatani upaya negosiasi.

Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memuji langkah Trump, menyebut Iran sebagai "ancaman eksistensial bagi Israel" dan bahwa "tidak boleh ada ruang untuk kompromi."

Para analis memperingatkan bahwa penolakan ini dapat memicu eskalasi lebih lanjut, termasuk kemungkinan Iran mempercepat program nuklirnya ke tingkat senjata atau peningkatan serangan proksi Iran terhadap kepentingan AS di kawasan.

"Langkah Trump seperti ini sangat berisiko. Tanpa jalur diplomasi, satu-satunya pilihan yang tersisa adalah konfrontasi militer," kata Ali Vaez, direktur proyek Iran di International Crisis Group.

Hingga berita ini diturunkan, Iran belum memberikan respons resmi lebih lanjut, namun media negara Iran melaporkan bahwa Dewan Keamanan Nasional akan menggelar pertemuan darurat Rabu pagi waktu setempat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here