"Masyarakat setempat paham risikonya dan tidak akan naik. Banyak pendaki adalah warga asing yang ingin mengambil foto dan membuat konten media sosial," ujar Kapolres Erlichson Pasaribu.
Operasi pencarian tiga pendaki yang masih hilang akan terus dilanjutkan dengan melibatkan BPBD, Basarnas, TNI/Polri, Pos Pengamatan Gunung Api Dukono, tim medis, dan relawan setempat.