Lebih lanjut, Wamen Fajar mengingatkan pentingnya mengikuti simulasi TKA sebagai bagian dari persiapan. “Simulasi itu penting. Ada soal-soal Matematika yang logika, trik-trik mengerjakan soal. Kalau sudah hafal model soal akan tahu bagaimana cara mengerjakannya,” ucapnya seraya berharap pelaksanaan TKA berjalan lancar.
Dari sisi satuan pendidikan, Kepala SMP Negeri 2 Amlapura, Kadek Irawan, menjelaskan bahwa sekolah telah melakukan berbagai persiapan, baik dari aspek sarana maupun penguatan pembelajaran. Sekolah menambah perangkat komputer melalui dana BOS serta memberikan penguatan literasi dan numerasi melalui kegiatan kokurikuler.
Selain itu, para guru juga didorong untuk mengintegrasikan aspek literasi dan numerasi dalam proses pembelajaran di kelas. Sebanyak 426 siswa di sekolah tersebut akan mengikuti TKA tahun ini. Ia juga mengapresiasi dukungan dari dinas pendidikan dan pengawas yang terus mendampingi proses persiapan.
“Kami berharap TKA berjalan dengan lancar dan hasilnya dapat dipertimbangkan untuk melanjutkan ke jenjang selanjutnya, serta mendorong anak-anak lebih giat belajar,” ujarnya.