"Kerja sama kami juga berkontribusi terhadap ketahanan rantai pasokan di kawasan. Seiring perusahaan-perusahaan global mendiversifikasi produksi dan sumber pasokan, Indonesia dan China memiliki peluang untuk membangun kemitraan yang lebih seimbang, berorientasi pada teknologi di bidang manufaktur canggih, infrastruktur digital, serta industri masa depan," ujarnya.
Inisiatif "Dua Negara, Taman Kembar" (Two Countries, Twin Parks/TCTP), di bawah kerangka kerja Inisiatif Sabuk dan Jalur Sutra (Belt and Road Initiative/BRI), terus berkembang dari sekadar konsep menjadi implementasi nyata. Inisiatif tersebut membangun ekosistem industri terpadu, bukan sekadar kumpulan proyek yang berdiri sendiri, kata Rosan, seraya menambahkan bahwa inisiatif tersebut juga menghubungkan investasi, manufaktur, logistik, pengembangan keterampilan, serta akses pasar di kedua negara, sehingga memudahkan perusahaan dari berbagai skala untuk berpartisipasi dalam rantai nilai regional.