CARAPANDANGH.COM, BEIJING -- Kuil Surga (Temple of Heaven) yang terletak di jantung kota Beijing telah lama menjadi simbol keyakinan kuno masyarakat China akan keharmonisan antara langit dan bumi.
Presiden China Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Kamis (14/5) mengunjungi kompleks arsitektur berusia lebih dari 600 tahun tersebut. Trump mengakhiri kunjungan kenegaraannya ke China dan bertolak ke Washington pada Jumat (15/5).
Dalam kunjungan mereka ke Kuil Surga, Xi menjelaskan kepada Trump bahwa pada zaman kuno, ritual kenegaraan diselenggarakan di kuil tersebut, tempat para penguasa China kala itu memanjatkan doa untuk kemakmuran nasional, keharmonisan sosial, serta cuaca yang baik demi panen yang melimpah.
Kuil tersebut melambangkan filosofi tradisional China "Hehe", yang berarti perdamaian, harmoni, dan hidup berdampingan. Xi kerap memperkenalkan budaya tradisional China kepada para pemimpin asing, mencerminkan apresiasinya yang mendalam terhadap warisan budaya China.
Menurut pandangannya, filosofi "Hehe" merupakan salah satu esensi budaya luhur yang diciptakan oleh leluhur China. Nilai-nilai tersebut juga dipandang penting untuk mendorong hubungan China-AS yang stabil dan konstruktif pada tahun-tahun mendatang.
ETOS PERDAMAIAN