Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berbicara dengan awak media di area South Lawn Gedung Putih di Washington DC, AS, pada 16 April 2026. (Carapandang/Xinhua/Li Yuanqing)
Tim penyelamat mencari korban serangan udara Israel sebelum gencatan senjata di Tyre, Lebanon selatan, pada 19 April 2026. (Carapandang/Xinhua/Ali Hashisho)
Foto yang diabadikan pada 11 April 2026 ini menunjukkan papan reklame perundingan Amerika Serikat-Iran di Islamabad, Pakistan. Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan pada 14 April 2026 bahwa perundingan dengan Iran dapat dilanjutkan di Pakistan dalam dua hari ke depan, menurut laporan media. (Carapandang/Xinhua/Ahmad Kamal)
Foto yang dirilis pada 21 Juli 2019 ini menunjukkan kapal tanker minyak Inggris Stena Impero dikelilingi oleh perahu cepat Korps Garda Revolusi Islam (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC) Iran di Selat Hormuz, Iran. (Carapandang/Xinhua/ISNA/Morteza Akhoundi)
Foto yang diabadikan pada 14 April 2026 ini menunjukkan sebuah toko yang hancur akibat serangan Amerika Serikat dan Israel di Teheran, Iran. (Carapandang/Xinhua/Shadati)
Foto yang diabadikan pada 9 April 2026 ini menunjukkan bangunan-bangunan yang hancur akibat serangan udara Israel di Zrariyeh, Lebanon selatan. (Carapandang/Xinhua/Ali Hashisho)
Foto yang dirilis pada 21 Juli 2019 ini menunjukkan kapal tanker minyak Inggris "Stena Impero" dikelilingi oleh speedboat Korps Garda Revolusi Islam (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC) Iran di Selat Hormuz, Iran. (Carapandang/Xinhua/ISNA/Morteza Akhoundi)
Kementerian Kesehatan Lebanon pada Sabtu (11/4) mengungkapkan serangan Israel selama putaran terbaru konflik di Lebanon telah menewaskan sedikitnya 2.020 orang dan menyebabkan 6.436 lainnya luka-luka sejak ketegangan meningkat.
Foto yang diabadikan pada 11 April 2026 ini menunjukkan suasana di pusat pers untuk pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran di Islamabad, Pakistan. (Carapandang/Xinhua/Wang Shen)
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berbicara dalam sebuah konferensi pers di Gedung Putih di Washington DC, AS, pada 6 April 2026. (Xinhua/Li Yuanqing)
Hamid menjelaskan alasan Iran sulit ditaklukan oleh AS, sebab Iran memiliki kombinasi kekuatan yakni semangat nasionalisme rakyat dan dorongan ideologis yang kuat.
Rusia melalui mantan Presiden Dmitry Medvedev mengecam serangan AS dan Israel, menyebutnya sebagai agresi dan mengatakan bahwa negosiasi selama ini hanya kedok belaka.