Dalam pernyataannya, Trump menyebut Venezuela sepenuhnya dikepung oleh Armada terbesar yang pernah dikumpulkan dalam Sejarah Amerika Selatan dan mengklaim bahwa negara itu menggunakan minyak untuk mendanai perdagangan narkoba serta kejahatan lainnya.
Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi operasi itu pada Rabu (11/12), menyebut kapal yang disita sebagai "tanker sangat besar, yang terbesar yang pernah disita.
Keputusan ini menandai perubahan sikap dramatis Trump, yang sebelumnya selama berbulan-bulan menolak membuka akses ke dokumen-dokumen sensitif tersebut, meski memiliki kewenangan penuh sebagai presiden.
Di tengah situasi ini, politisi Inggris seperti Ed Davey dari Partai Liberal Demokrat mendesak Perdana Menteri Keir Starmer untuk menekan Trump mencabut gugatannya. Davey menuding Trump berambisi "menghancurkan BBC", sementara Nigel Farage dari Reform UK disebut mendorong konflik ini.
Dalam unggahannya, Trump tidak hanya mendesak warga New York untuk memilih Cuomo, yang kini berlaga sebagai calon independen, tetapi juga melancarkan serangan terhadap Mamdani dengan menyebutnya sebagai "kandidat komunis".