Dalam pidatonya, Abdul Mu'ti juga mengingatkan pentingnya faktor 3M untuk peningkatan mutu pendidikan yang berkelanjutan, yaitu Mindset (pola pikir) yang maju, Mental yang kuat, dan Misi yang lurus.
"Berbagai kebijakan peningkatan mutu pendidikan tidak akan terlaksana tanpa 3M. Tanpa ketiganya, semua kebijakan yang telah berjalan hanya akan berhenti sebagai program dan formalitas, yang sekadar ditandai dengan capaian angka-angka kuantitatif," ujarnya.
Peringatan Hardiknas tahun ini mengusung tema "Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua" dengan filosofi logo yang merepresentasikan arah transformasi pendidikan Indonesia.
Siluet manusia yang bergerak dinamis dalam logo mencerminkan semesta yang siap berperan aktif mendukung visi #PendidikanBermutuUntukSemua. Dominasi warna biru melambangkan kepercayaan, kecerdasan, profesionalisme, dan masa depan cerah, sementara garis lengkung yang mengitari logo merepresentasikan gerak maju, perlindungan, dan kesinambungan.
"Mari kita perkuat kerja sama mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua menuju Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat," ajak Abdul Mu'ti mengakhiri amanatnya.