CARAPANDANG.COM - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait mengatakan Presiden Prabowo Subianto mengarahkan agar lahan negara yang saat ini dikuasai pihak lain dapat dimanfaatkan kembali untuk kepentingan negara dan rakyat Indonesia.
Ia menyatakan pemerintah menemukan cukup banyak aset negara, khususnya lahan milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Perkeretaapian, yang telah ditempati masyarakat maupun pihak lain tanpa pemanfaatan optimal sesuai peruntukannya.
"Yang pasti, tanah negara itu arahan Presiden Prabowo, digunakan untuk kepentingan negara, termasuk juga di daerah-daerah, beberapa titik yang nanti kita akan sampaikan," kata Ara, sapaan akrabnya.
Ara bersama Kepala BP BUMN Dony Oskaria dan juga Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin telah melakukan peninjauan langsung di kawasan Bandung dan juga Tanah Abang, Jakarta, tempat lahan-lahan milik negara dikuasai pihak lain.
Ara menjelaskan pihak yang menguasai lahan negara beragam, termasuk masyarakat yang telah lama menempati kawasan tersebut.
Menurutnya, pemerintah akan mengedepankan pendekatan komunikasi dengan masyarakat dalam proses penataan lahan tersebut.
"Kita akan komunikasikan, karena itu adalah tanah negara. Tentunya itu digunakan untuk kepentingan negara dan rakyat Indonesia," ujarnya.