CARAPANDANG - Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperkuat validasi data penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan melibatkan sekolah hingga pemerintah daerah (pemda). Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh kelompok sasaran mendapatkan layanan secara tepat dan merata.
Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya di Jakarta, Senin (1/6/2026), menjelaskan bahwa validasi menjadi prioritas agar pelaksanaan Program MBG semakin tepat sasaran. Selain integrasi data dari berbagai wali data, BGN juga melakukan verifikasi langsung dari tingkat bawah.
"Validasi data penerima manfaat menjadi prioritas kami agar pelaksanaan Program MBG semakin tepat sasaran. Selain integrasi data dari berbagai wali data, kami juga melakukan verifikasi langsung dari tingkat bawah untuk memastikan data yang digunakan benar-benar akurat," ujar Sony.
Verifikasi dilakukan melalui koordinasi antara koordinator Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) tingkat kecamatan dengan lurah dan kepala desa.
Melalui mekanisme ini, dilakukan pendataan serta pencocokan data ibu hamil, ibu menyusui, balita, peserta didik dari PAUD hingga SMA/SMK, termasuk para santri di pondok pesantren.
Sebagai bentuk transparansi, hasil validasi data penerima manfaat kini dapat diakses publik melalui dasbor validasidatapm.bgn.go.id. BGN juga mendorong kepala sekolah, pengelola posyandu, lurah, kepala desa, camat, hingga kepala daerah untuk aktif melakukan pengecekan data di wilayah masing-masing.