Direktur Pendidikan Profesi Guru, Ferry Maulana Putra, menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan PPL tidak hanya ditentukan oleh kesiapan mahasiswa PPG, tetapi juga oleh kualitas pembimbingan dan pendampingan yang diberikan oleh para mentor. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas mentor menjadi bagian penting dalam memastikan calon guru memperoleh pengalaman belajar yang bermakna selama menjalani praktik di sekolah serta mampu mengaplikasi berbagai pendekatan menuju pendidikan bermutu untuk semua.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mendapatkan penguatan materi terkait konsep dan pelaksanaan PPL. Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan bagian penting dalam Pendidikan Profesi Guru (PPG) karena menjadi ruang bagi calon guru untuk mengintegrasikan pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional melalui pengalaman langsung di sekolah. PPL membutuhkan kolaborasi kuat antara LPTK dan sekolah, melalui peran DPL dan GP.
Usai pelaksanaan Bimtek pembimbingan dan pendampingan PPL, peserta wajib mendiseminasikan ke teman sejawat, baik sesama Dosen Pembimbing Lapangan maupun ke sesama Guru Pamong, serta mengimplementasikan pelaksanaan pembimbingan dan pendampingan PPL ini dalam aksi nyata. Kegiatan aksi nyata dilaksanakan dengan mengacu pada panduan PPL Pembimbingan dan Pendampingan PPL bagi PPG Calon Guru. Implementasi ini diwujudkan melalui pra PPL, pelaksanaan, serta refleksi kegiatan secara sistematis dan terarah.