- Revitalisasi satuan pendidikan dan digitalisasi pembelajaran – Termasuk perbaikan sarana prasarana serta pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) yang telah menjangkau lebih dari 288.000 satuan pendidikan pada 2025 .
- Peningkatan kompetensi guru – Melalui beasiswa S1 bagi 150 ribu guru pada 2026 serta pelatihan kecerdasan artifisial dan coding .
- Penguatan karakter warga sekolah – Membangun ekosistem sekolah yang aman dan nyaman .
- Peningkatan literasi dan numerasi murid – Termasuk pengembangan STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) dan Tes Kemampuan Akademik (TKA) .
- Perluasan akses pendidikan – Melalui sekolah satu atap, pendidikan jarak jauh, komunitas belajar, dan sekolah terbuka .
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto, yang memimpin upacara Hardiknas di Jakarta, menyatakan bahwa deep learning menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang utuh dan berkelanjutan.
"Pembelajaran mendalam memungkinkan peserta didik tidak sekadar menghafal, namun juga memahami, menalar, merasakan, dan mampu menerapkan pengetahuan yang didapat dalam kehidupan nyata," ujar Brian dalam amanatnya di halaman Gedung A Kemendikdasmen Senayan.