Selain anggaran dari pemerintah pusat, pemerintah daerah juga telah menerima Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp10,6 triliun untuk tiga provinsi yang diperintahkan langsung Presiden Prabowo.
“Nah ini Rp1,6 triliun itu adalah untuk Aceh. Kemudian untuk Sumatera Barat lebih kurang Rp2,3 triliun dan Rp6,1 triliun itu adalah untuk Sumatera Utara,” kata Tito.
Ia berharap anggaran tersebut dapat dimaksimalkan oleh kementerian/lembaga, termasuk pemerintah daerah, untuk menyelesaikan pembangunan kembali infrastuktur dan fasilitas publik yang terdampak bencana.
“Kami melakukan rapat langsung di Banda Aceh dengan gubernur-gubernur dan seluruh bupati, wali kota agar anggaran ini betul-betul segera digerakkan, dimanfaatkan, untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang urgent di daerah masing-masing,” kata Tito.
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan progres pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah Sumatera menunjukkan capaian yang relatif baik dan 97 persen hunian sementara telah terbangun.
“Beberapa hal yang positif, termasuk juga Huntara 97 persen sudah dibangun, kemarin saya pengecekan terakhir,” ujar Tito Karnavian di Kemenko PMK, Jakarta, Kamis.
Kepala Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera tersebut mengatakan progres pemulihan itu terlihat dari berbagai indikator pemulihan di sektor pemerintahan, kesehatan, pendidikan, infrastruktur, hingga penyediaan huntara.