Mereka juga menegaskan dukungan penuh kepada rakyat Palestina, termasuk hak yang sah dan tidak dapat dicabut untuk menentukan nasib sendiri serta mendirikan negara Palestina yang merdeka dan berdaulat berdasarkan perbatasan 1967 dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota.
Pernyataan itu juga menegaskan dukungan terhadap berbagai upaya untuk mengakhiri pendudukan Israel dan mewujudkan perdamaian yang adil, berkelanjutan, serta menyeluruh melalui solusi dua negara yang sejalan dengan hukum internasional, resolusi PBB terkait, dan Inisiatif Perdamaian Arab.
Pada Rabu malam (17/6), dua masjid di desa Jiljilya dan desa Mazar’a al-Nubani, Tepi Barat, Palestina, diserang oleh para pemukim Israel.
Menurut laporan Anadolu, pelaku membakar sebagian masjid dan menulis slogan-slogan berbahasa Ibrani di dindingnya di tengah meningkatnya serangan yang menargetkan kota-kota Palestina, tempat ibadah, tanah dan properti.