Terkait penangkapan alat berat di lokasi PETI Alamotu, Dandi menekankan agar aparat tidak hanya berhenti pada operator lapangan, tetapi juga berani menindak pemilik modal dan pihak yang menikmati keuntungan dari aktivitas ilegal tersebut.
“Jangan lagi operator dijadikan tumbal. Tangkap pemiliknya, usut cukongnya, bongkar jaringannya. Hukum harus berlaku sama untuk semua,” pungkas Dandi.
Ia menutup pernyataannya dengan harapan agar Kasat Reskrim yang baru mampu menjawab keresahan masyarakat melalui langkah hukum yang tegas dan berkeadilan.
“Ini bukan sekadar soal tujuh kasus, tapi soal marwah penegakan hukum di Pohuwato. Publik sedang menunggu bukti keberanian aparat untuk menegakkan hukum tanpa pandang bulu,” tutupnya.