Beranda Ekonomi Target Swasembada Energi 2029, Presiden Prabowo: "Kita Akan Bekerja Cepat"

Target Swasembada Energi 2029, Presiden Prabowo: "Kita Akan Bekerja Cepat"

Kepala Negara menyatakan optimisme yang tinggi terhadap target tersebut.

0
Presiden Prabowo Subianto

Sasaran ambisius ini sejalan dengan berbagai kebijakan strategis yang tengah dijalankan pemerintah. Beberapa langkah utama yang sudah dicanangkan antara lain penghentian impor bahan bakar minyak (BBM), hilirisasi sumber daya alam, dan transisi menuju energi baru terbarukan (EBT).

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sebelumnya telah mengungkapkan bahwa Indonesia menargetkan berhenti impor solar pada tahun 2026 seiring beroperasinya Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan.

Sementara untuk jenis bensin, Presiden Prabowo menargetkan impor dapat dihentikan pada tahun 2029.

Tak hanya mengandalkan kilang minyak, pemerintah juga gencar mendorong pengembangan bioenergi.

Komoditas seperti kelapa sawit, tebu, dan singkong didorong untuk diolah menjadi bahan bakar nabati seperti biodiesel dan bioetanol.

Di sisi lain, penemuan ladang gas raksasa di blok Andaman oleh Mubadala dengan potensi mencapai 10 Trillion Cubic Feet (TCF) turut memperkuat keyakinan pemerintah.

Untuk mengakselerasi berbagai program tersebut, Presiden telah meresmikan Dewan Energi Nasional (DEN) periode 2026-2029 yang diketuai langsung oleh Presiden dengan Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Pelaksana. Dewan ini bertugas mengoptimalkan bauran energi nasional melalui sumber-sumber terbarukan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here