Beranda Suara Senayan Timwas DPR Minta KJRI Usut Tuntas Kasus Penipuan Badal Haji

Timwas DPR Minta KJRI Usut Tuntas Kasus Penipuan Badal Haji

Timwas juga mendorong pemberian sanksi tegas terhadap oknum yang terbukti bersalah, termasuk jika melibatkan petugas haji Indonesia.

0
Ilustrasi

"Jika terbukti ada keterlibatan petugas haji Indonesia, maka harus ditindak tegas. Statusnya sebagai petugas harus dicabut, dipulangkan ke Indonesia, dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tegas Abidin dalam keterangannya di Jakarta.

Abidin menyoroti bahwa saat penggerebekan, dua dari tiga pelaku dilaporkan mengenakan seragam yang menyerupai petugas haji Indonesia, yang diduga digunakan untuk meyakinkan calon korban.

Ia menilai hal ini sangat meresahkan dan berpotensi mencoreng nama baik bangsa.

"Komisi VIII selalu menekankan bahwa ibadah haji harus melalui jalur resmi, baik itu visa haji reguler maupun haji khusus. Ini demi keselamatan, keamanan, serta keabsahan dalam menjalankan ibadah," ujarnya.

KJRI Jeddah sendiri telah mengonfirmasi penangkapan tersebut dan memastikan akan terus memantau serta mengawal proses hukum terhadap para WNI yang ditangkap.

Konsul Jenderal RI di Jeddah, Yusron Ambari, menyatakan bahwa pihaknya telah menemui para WNI tersebut untuk memastikan kondisi dan pendampingan hukum.

"KJRI akan terus memantau dan mengawal proses hukumnya," tegas Yusron.

Yusron juga kembali mengingatkan seluruh WNI di Arab Saudi untuk tidak terlibat dalam aktivitas promosi dan jual beli paket haji ilegal.

Sanksi yang diberlakukan pemerintah Arab Saudi sangat berat, mulai dari denda puluhan ribu riyal, hukuman penjara, hingga deportasi dan larangan masuk kembali ke Arab Saudi selama 10 tahun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here