Selanjutnya dia menjelaskan bahwa saat ini pemerintah fokus pada dua agenda utama, yakni meningkatkan produksi susu nasional dan meningkatkan konsumsi susu masyarakat, terutama anak-anak.
"Tentu saja sekarang ada MBG. Produksi susu kita memang masih ada sebagian yang impor. Nah, kita ingin tingkatkan dua hal. Yang pertama adalah bagaimana meningkatkan produksi susu dengan lebih banyak sapi perahnya, lebih banyak kita datangkan. Yang kedua adalah meningkatkan konsumsi susu per kapita untuk anak-anak kita khususnya,"katanya.
Dia pun menekankan bahwa manfaat susu memang tidak bisa dirasakan secara instan, tetapi memberikan dampak besar dalam jangka panjang terhadap kualitas SDM.
"Minum susu hari ini pinternya nggak langsung besok. Tapi pinternya itu nanti bertahap, lama-lama jadi tambah pintar, orangnya tambah kuat dan seterusnya. Jadi memang protein, protein, protein,"ujarnya.