Serangan gelombang ke-61 ini dipicu oleh tewasnya Ali Larijani, tokoh keamanan senior Iran yang gugur bersama putra dan sejumlah stafnya dalam agresi militer AS-Israel di Teheran timur.
IRGC menyatakan bahwa kapal-kapal tersebut terkena serangan setelah dianggap melanggar peringatan untuk tidak melintasi wilayah perairan yang dinyatakan tertutup.
Secara terpisah, Dewan Eropa juga mengumumkan sanksi baru terhadap 15 individu dan enam entitas yang dituding bertanggung jawab atas pelanggaran HAM serius dalam penindasan protes.
Pernyataan ini disampaikan saat pemerintah mengisyaratkan penindakan yang lebih keras terhadap gelombang demonstrasi anti-pemerintah terbesar dalam beberapa tahun terakhir.