Pemerintah Iran secara resmi menyatakan kesediaannya untuk melakukan gencatan senjata, namun dengan syarat mutlak berupa penghentian total serangan dan jaminan agresi tidak akan terulang di masa depan.
Dalam konferensi pers di Doral, Florida, Senin (9/3) waktu setempat, Trump gagal memberikan kerangka waktu yang jelas maupun tujuan akhir dari intervensi militer AS di Iran.
Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi menghadiri sebuah konferensi pers gabungan di Teheran, Iran, pada 18 Januari 2026. (Carapandang/Xinhua/Shadati)
Seorang anggota pasukan keamanan dan penyelamatan Israel bekerja di lokasi tempat rudal balistik yang diluncurkan dari Iran menghantam dan menyebabkan kerusakan di Tel Aviv, Israel, pada 1 Maret 2026 dini hari waktu setempat. (Carapandang/Xinhua/JINI/Gideon Markowicz)
Asap mengepul dari Lebanon selatan menyusul serangan Israel, seperti yang terlihat dari Israel utara pada 8 Maret 2026. (Carapandang/Xinhua/JINI/Ayal Margolin)
Sejumlah senator Partai Demokrat Amerika Serikat (AS), Senin (9/3), menyerukan penyelidikan terhadap serangan yang menghantam sebuah sekolah perempuan di kota Minab, Iran.
Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan sesaat setelah tengah malam waktu setempat, Majelis Ahli yang beranggotakan 88 ulama terkemuka itu mengumumkan penunjukan Ayatollah Seyyed Mojtaba Hosseini Khamenei sebagai pemimpin ketiga dalam sejarah Iran sejak revolusi 1979.