Ketiga: Pahalanya seperti pahala orang haji karena ia menuju rumah Allah demi beribadah kepada-Nya, sebagaimana ibadah haji.”
3. Shalat Subuh Berjamaah, Berdzikir hingga Matahari Terbit, lalu Salat Dua Rakaat.
Dari Anas radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda:
“Barang siapa shalat Subuh berjamaah, kemudian duduk berdzikir kepada Allah hingga matahari terbit, lalu salat dua rakaat, maka ia mendapatkan pahala seperti haji dan umrah.Sempurna, sempurna, sempurna.” (HR. Al-Tirmidzi dan dihassankan oleh Syaikh Al-Albani)
Yakni pahala hajinya sempurna dan pahala umrahnya sempurna.
Amalan ini sangat ringan tetapi pahalanya besar. Ini termasuk karunia Allah kepada hamba-Nya, karena dapat dilakukan oleh orang tua, muda, maupun orang sakit tanpa kesulitan sebagaimana beratnya ibadah haji yang membutuhkan biaya, tenaga, dan kesabaran.
4. Umrah di Bulan Ramadan Menyamai Haji
Dalam hadis sahih, Nabi ﷺ berkata kepada seorang wanita Anshar: “Umrah di bulan Ramadan menyamai haji bersamaku.” (HR. Muslim)
Maksudnya adalah kesamaan dalam pahala dan ganjaran, bukan menggantikan kewajiban haji.
5. Dzikir Setelah Shalat Fardu
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, orang-orang fakir datang kepada Nabi ﷺ dan berkata:
“Orang-orang kaya memperoleh derajat tinggi dan kenikmatan abadi. Mereka salat seperti kami salat, puasa seperti kami puasa, tetapi mereka punya harta untuk berhaji, umrah, berjihad, dan bersedekah.”