CARAPANDANG - Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat, mendorong agar peningkatan literasi dijadikan sebagai gerakan nasional yang terukur melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Lestari menilai bahwa penguatan literasi masyarakat sangat penting di tengah derasnya arus informasi saat ini. Hal itu bertujuan agar masyarakat tetap dapat berpikir kritis dalam memahami dan menyaring informasi.
“Literasi adalah fondasi kedaulatan bangsa. Jika generasi penerus tidak mampu menelaah informasi dengan baik, hal itu berpotensi menggerus kedaulatan Ibu Pertiwi,”ujarnya, dalam keterangan persnya, Kamis, 26 Maret 2026.
Tapi dia mengingatkan bahwa masih terdapat sejumlah tantangan dalam peningkatan literasi nasional, seperti kesenjangan literasi antarwilayah, dominasi budaya lisan dibandingkan budaya tulis, harga buku yang relatif mahal, serta kurangnya dukungan dari lingkungan keluarga.
Maka itu, Legislator dari Fraksi NasDem ini mendorong peningkatan akses masyarakat terhadap buku berkualitas melalui penguatan perpustakaan serta penghapusan pajak buku, termasuk PPN dan pajak bahan baku kertas.
Selanjutnya dia jugamenekankan pentingnya pemerataan distribusi guru berkualitas di seluruh daerah.
“Guru adalah panglima literasi di lapangan. Tidak cukup hanya menempatkan guru, tetapi juga harus memastikan dukungan dan insentif yang layak,”ujarnya.