Beranda Berita Anwar Abbas: Gerakan Lingkungan Muhammadiyah Mungkin Kecil, tetapi Bernilai di Hadapan Allah

Anwar Abbas: Gerakan Lingkungan Muhammadiyah Mungkin Kecil, tetapi Bernilai di Hadapan Allah

"Allah telah menciptakan bumi ini dengan keseimbangan. Kalau tidak diusik oleh manusia, tidak akan ada masalah. Tetapi karena keseimbangan itu diusik, maka terjadilah berbagai bencana," kata Buya Anwar.

0
Anwar Abbas

Namun, lanjut Anwar, burung pipit tetap melakukannya karena ingin berbuat sesuatu demi menolong Nabi Ibrahim dan memperoleh nilai kebaikan di hadapan Allah SWT.

"Burung pipit itu sadar air yang dibawanya tidak akan mampu memadamkan api. Tetapi ia ingin menunjukkan bahwa dirinya berpihak kepada kebenaran dan ingin memperoleh nilai kebaikan di hadapan Allah," ujarnya.

Menurutnya, filosofi tersebut relevan dengan berbagai upaya pelestarian lingkungan saat ini. Meskipun dampaknya mungkin belum terlihat besar, setiap tindakan baik memiliki makna moral dan spiritual.

Ia menegaskan bahwa Allah SWT telah menciptakan bumi dengan keseimbangan yang sempurna. Kerusakan lingkungan, menurutnya, sebagian besar terjadi akibat perilaku manusia yang mengabaikan prinsip-prinsip menjaga alam.

 "Allah telah menciptakan bumi ini dengan keseimbangan. Kalau tidak diusik oleh manusia, tidak akan ada masalah. Tetapi karena keseimbangan itu diusik, maka terjadilah berbagai bencana," tuturnya.

Anwar Abbas menyinggung berbagai bencana banjir bandang yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh sebagai peringatan bahwa kerusakan lingkungan memiliki kaitan erat dengan perilaku manusia.

Karena itu, ia menekankan pentingnya menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam membangun hubungan antara manusia dan alam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here