Penetapan Arab Saudi ini juga diikuti oleh sejumlah negara Teluk lainnya. Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, Bahrain, dan Kuwait mengumumkan hal serupa bahwa Idul Fitri akan dirayakan pada Jumat, 20 Maret 2026.
Otoritas di UEA melalui Pengadilan Presiden menyatakan bahwa Komite Pengamatan Bulan Syawal 1447 H yang bertemu di Abu Dhabi pada Rabu malam memastikan hilal tidak terlihat.
Demikian pula Qatar melalui Kementerian Wakaf dan Urusan Islam mengumumkan bahwa Kamis adalah hari ke-30 dan terakhir Ramadan.
Salat Idul Fitri direncanakan akan dilaksanakan serentak di seluruh wilayah Kerajaan Arab Saudi 15 menit setelah matahari terbit pada Jumat pagi.
Umat Muslim di Arab Saudi akan merayakan Idul Fitri selama satu minggu, menandai berakhirnya bulan suci Ramadan.
Sementara itu, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Riyadh mengumumkan tidak akan menyelenggarakan salat Idul Fitri berjamaah tahun ini berkaitan dengan perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah.
KBRI mengimbau Warga Negara Indonesia (WNI) untuk dapat melaksanakan salat Idul Fitri di masjid terdekat dan tetap mengikuti arahan otoritas setempat.
Berbeda dengan KBRI di Riyadh, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah tetap akan menggelar salat Idul Fitri di Wisma Konjen RI Jeddah pada Jumat (20/3/2026) waktu setempat.