CARAPANDANG.COM - Salah satu dari sekian banyak makhluk hidup ciptaan Allah swt., semut adalah makhluk yang mendapat kehormatan. Semut adalah serangga kecil, panjangnya kurang dari 2 cm. Mereka hidup dalam kelompok besar yang terorganisir dengan baik, yang disebut koloni. Satu koloni terdiri atas ribuan individu, menempati sarang berupa suatu ruang dan lorong yang dibuat di bawah tanah atau di kayu lapuk yang membusuk.
Sebagian besar anggota koloni semut adalah betina. Masing-masing koloni mempunyai paling sedikit satu semut ratu yang tugasnya hanyalah bertelur. Semut pekerja juga betina, tetapi tidak bersayap dan tidak dapat bertelur. Mereka mengumpulkan makanan dan memelihara sarang, telur, dan semut muda. Beberapa semut pekerja yang disebut semut prajurit mempunyai rahang besar dan bertugas mempertahankan koloni. Pada setiap koloni terdapat semut bersayap jantan dan betina.
Pada musim semi atau musim panas, mereka terbang dari koloninya untuk mencari pasangan. Setelah kawin, semut jantan mati. Semut betina (yang sekarang akan menjadi ratu) melepaskan sayapnya dan mencari tempat untuk membuat sarang.
Semut dalam Al-Quran
Semut atau an-naml diabadikan dalam al-Quran sebagai salah satu dari 114 surat, yaitu surat ke-27. Surat ini diturunkan di Makkah dengan jumlah ayat sebanyak 93 ayat. Walau berjumlah 93 ayat, cerita tentang semut ini tercantum cuma dalam 2 ayat, yakni ayat 18-19. Allah swt. berfirman: