CARAPANDANG – Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan bahwa Kampung Haji Indonesia di Makkah belum dapat dioperasikan dalam waktu dekat.
Dahnil mengatakan saat ini, proyek tersebut baru memasuki tahap awal pembangunan serta penataan pengelolaan aset. Tahapan teknis, menurut Dahnil masih berjalan, mulai dari proses peralihan aset hingga pengembangan fasilitas pendukung.
Selanjutnya dia menuturkan bahwa salah satu aset utama Kampung Haji berupa hotel Novotel saat ini masih dalam tahap peralihan pengelolaan oleh Danantara.
"Nanti kan kita butuh pembangunan di beberapa tower lagi dan itu butuh waktu," kata Dahnil di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 12 Februari 2026.
Menurutnya pembangunan Kampung Haji dirancang secara bertahap dengan mempertimbangkan berbagai aspek seperti legalitas, pembiayaan, serta regulasi yang berlaku di Arab Saudi. Selain Novotel, sejumlah aset lain juga masih dalam proses lelang sehingga belum bisa langsung dilakukan pengembangan.