Beranda Kesehatan Dokter: Kadar Hormon Testosteron Rendah Pengaruhi Kerja

Dokter: Kadar Hormon Testosteron Rendah Pengaruhi Kerja

Dokter spesialis andrologi Eka Hospital BSD Tangerang dr. Christian Christoper Sunnu mengatakan kadar hormon testosteron dalam tubuh seorang pria rendah bisa mempengaruhi kinerjanya di kantor dan hubungan dengan pasangannya

0
Dokter: Kadar hormon testosteron rendah pengaruhi kerja

CARAPANDANG - Dokter spesialis andrologi Eka Hospital BSD Tangerang dr. Christian Christoper Sunnu mengatakan kadar hormon testosteron dalam tubuh seorang pria rendah bisa mempengaruhi kinerjanya di kantor dan hubungan dengan pasangannya.

Ia mengatakan ciri pria yang mengalami testosteron rendah yakni suasana hati yang berubah-ubah, depresi, gairah seksual menurun, disfungsi ereksi, kehilangan massa otot, massa lemak meningkat, kesulitan berkonsentrasi dan mengingat, kelelahan kronis, menurunnya performa kerja, penipisan rambut atau rambut rontok, penurunan kepadatan tulang hingga sulit tidur.

"Kadar testosteron yang rendah terasosiasi dengan masalah kesehatan syndroma metabolic seperti kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, obesitas, gula darah tinggi, sehingga meningkatkan risiko terjadinya serangan jantung dan stroke," kata dr Sunnu di Tangerang, Rabu.

Ia menjelaskan salah satu fungsi hormon testosteron pada pria adalah pembentukan sel sperma dan menjadi tolok ukur pertama dalam kesuburan. Selain itu, manfaat dan fungsi testosteron dalam kehidupan sehari-hari adalah proses tumbuh kembang laki-laki dan memberikan karakteristik seperti pertumbuhan rambut di wajah, buah zakar, hingga otot.

Menurut dia, ada beberapa opsi terapi untuk mengatasi masalah testosteron rendah yakni terapi penggantian testosteron dengan menggunakan testosteron buatan melalui suntikan hormon testosteron buatan yang disuntikkan ke jaringan otot setiap 1-14 hari.

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here