CARAPANDANG - Presiden Prabowo Subianto sangat peduli terhadap dunia pendidikan. Komitmen Prabowo itu bahkan ditunjukkan dengan adanya Sekolah Rakyat dan perhatian terhadap guru.
Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR Abdul Wachid saat menerima audiensi tuntutan kesejahteraan dari Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia. Menurut dia, kesejahteraan guru madrasah juga menjadi hal yang diperjuangkan oleh Komisi VIII DPR RI.
"Alhamdulillah Pak Prabowo dilantik menjadi Presiden. Ini kesempatan kami, ini (kesejahteraan guru) harus kami tindak lanjuti," kata Wachid di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu, 11 Februari 2026.
Dia pun menyebut persoalan kesejahteraan guru madrasah sudah lama terjadi, bahkan sejak periode sebelumnya. Dia menggambarkan nasib guru di daerah pemilihannya yang merupakan wilayah madrasah dan pondok pesantren, yakni Demak, Kudus, Jepara.
Selanjjutnya dia mengatakan jika melihat gaji mereka sangat memprihatinkan. Gaji guru-guru di madrasah hanya sebesar Rp250.000 per bulan, yang hanya didapat dari wali murid. Namun terkadang ada orang tua yang memberi maupun yang tidak.
"Jadi ini nanti langsung pak, akan disampaikan pada Presiden, perintahkan pada Menteri dan Dirjen," kata dia.
Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia sebelumnya menyampaikan lima tuntutan saat menghadiri audiensi bersama pimpinan DPR RI dan Komisi VIII DPR RI yang membahas soal kesejahteraan guru madrasah.