Beranda Ekonomi Emas Turun 0,6% Posisi US$ 4083,89 Per Troy Ons

Emas Turun 0,6% Posisi US$ 4083,89 Per Troy Ons

Rabu (24/6/2026) pukul 06.43 WIB, harga emas ambruk 0,6% ke US$ 4083,89 per troy ons

0
Emas

CARAPANDANG - Harga emas dan perak anjlok seiring meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga The Federal Reserve (The Fed). Ekspektasi ini mengimbangi sentimen positif dari turunnya harga minyak di tengah kemajuan perundingan AS-Iran.

Merujuk Refinitiv, harga emas ditutup di posisi US$ 4108,35 per troy ons pada perdagangan Selasa (23/6/2026), harganya ambruk 1,96%. Pelemahan ini berbanding terbalik dengan penguatan 0,63% pada Senin.

Harga emas makin terjun bebas. Pada hari ini Rabu (24/6/2026) pukul 06.43 WIB, harga emas ambruk 0,6% ke US$ 4083,89 per troy ons. Ini adalah harga terendah sejak November 2025 atau lebih dari enam bulan terakhir. Ini adalah kali pertama emas jatuh ke level US$ 4.000 sepanjang tahun ini.

Dolar AS menguat ke level tertinggi dalam lebih dari setahun.

Pada perdagangan Selasa (23/6/2026), indeks dolar ditutup di 101,408 atau tertinggi sejak Mei 2025 atau 13 bulan terakhir.

Penguatan dolar AS membuat emas menjadi lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain, sehingga menekan permintaan.

"Untuk saat ini, emas dan perak tidak terlalu bereaksi terhadap situasi Timur Tengah. Pasar lebih fokus pada pesan yang disampaikan Federal Reserve pekan lalu," kata Strategis Pasar Senior StoneX, Bob Haberkorn, kepada Reuters.

Sinyal hawkish dari Ketua The Fed, Kevin Warsh, dalam upaya menekan inflasi telah mendorong investor meningkatkan taruhan terhadap kenaikan suku bunga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here