Selain itu, rasio gini ditargetkan membaik pada kisaran 0,362–0,367 sebagai indikator menurunnya ketimpangan ekonomi. Pemerintah juga menargetkan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui indeks modal manusia sebesar 0,575 dan peningkatan kesejahteraan petani dengan indeks kesejahteraan petani mencapai 0,8038.
Di bidang ketenagakerjaan, proporsi penciptaan lapangan kerja formal ditargetkan mencapai 40,81 persen. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat kualitas pertumbuhan ekonomi sekaligus memperluas kesempatan kerja yang lebih produktif dan berkelanjutan.
Melalui arah kebijakan APBN 2027 tersebut, pemerintah ingin memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi nasional tidak hanya tumbuh secara angka, tetapi juga mampu menjadi instrumen pemerataan kesejahteraan dan penguatan daya tahan ekonomi Indonesia di tengah tantangan global. dilansir infopublik.id