CARAPANDANG - Partai-partai politik mulai memberikan reaksi terkait keputusan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep yang akan maju sebagai calon anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) V Jawa Tengah pada Pemilu 2029, daerah yang juga menjadi basis Ketua DPR RI Puan Maharani.
Anggota DPR RI Fraksi Golkar Singgih Januratmoko mengakui bahwa persaingan di Dapil V Jawa Tengah pada Pemilu 2029 diprediksi akan semakin berat dengan kehadiran Kaesang.
Menurutnya, dapil yang meliputi Solo, Boyolali, Sukoharjo, dan Klaten itu sudah dikenal sebagai basis kuat PDI-P atau "kandang banteng" sejak lama.
Pada Pemilu 2024, tiga dari delapan kursi DPR di dapil tersebut berhasil diraih oleh PDI-P, dan persaingan pun berlangsung sangat sengit.
"Persaingan 2029 akan sangat berat apalagi Mas Kaesang akan maju dari dapil V. Ditambah ada Ibu Puan Maharani," ujar Singgih.
Di sisi lain, partai-partai lain melalui para pengamat politik menilai langkah Kaesang ini sebagai sebuah tantangan terbuka, bahkan disebut sebagai "perang bintang" karena mempertemukan dua anak presiden di satu dapil.
Pengamat komunikasi politik M Jamiluddin Ritonga menilai Kaesang sengaja memilih Dapil V untuk berhadapan langsung dengan Puan.
Menurutnya, Kaesang ingin membuktikan pengaruh trah Joko Widodo di Solo Raya dan menjadikan daerah tersebut sebagai basis PSI, sebuah upaya untuk "menggusur banteng" dari kandangnya.