Tidak semua kristal asam urat mengendap di sendi. Sebagian dapat terbentuk di saluran kemih dan berkembang menjadi batu ginjal. Diperkirakan sekitar 10–20 persen batu ginjal berkaitan dengan asam urat.
Tanda-tandanya meliputi nyeri hebat pada pinggang atau punggung bawah, nyeri saat buang air kecil, urine berwarna kemerahan, mual, dan muntah.
Beberapa orang bahkan baru tahu kadar asam uratnya tinggi setelah mengalami batu ginjal berulang. Karena itu, riwayat batu ginjal dapat menjadi petunjuk penting bahwa tubuh mengalami masalah dalam metabolisme atau pembuangan asam urat.
7. Gangguan fungsi ginjal
Ginjal merupakan organ utama yang bertugas membuang sekitar dua pertiga asam urat dari tubuh. Ketika kadar asam urat terlalu tinggi dalam waktu lama, beban kerja ginjal dapat meningkat. Selain itu, kristal asam urat juga dapat mengendap di jaringan ginjal.
Hubungan antara hiperurisemia dan penyakit ginjal kronis masih terus diteliti. Namun, sejumlah studi menunjukkan bahwa kadar asam urat yang tinggi sering ditemukan pada individu dengan penurunan fungsi ginjal.
Yang perlu diwaspadai, gangguan ginjal pada tahap awal sering tidak menimbulkan gejala yang jelas. Pemeriksaan laboratorium menjadi cara terbaik untuk memantau kondisi ini.