Gejala lain yang perlu diwaspadai meliputi kesulitan menahan urine, sensasi terbakar ringan, tekanan atau ketidaknyamanan pada area kandung kemih tanpa adanya infeksi, hingga inkontinensia urine pada kondisi tertentu.
Singhal menambahkan bahwa respons tubuh terhadap kafein dapat berbeda pada setiap orang. Sebagian individu mungkin lebih rentan mengalami gangguan kandung kemih meski mengonsumsi kafein dalam jumlah yang tidak terlalu banyak.
Meski kopi, teh, dan minuman berkafein lainnya sering menjadi pilihan untuk mengusir rasa kantuk dan meningkatkan kewaspadaan selama beraktivitas, masyarakat tetap disarankan mengonsumsinya secara bijak guna menghindari dampak negatif terhadap kesehatan saluran kemih dan kandung kemih.